Kecelakaan akibat pecah ban sering berakibat fatal bahkan dapat menyebabkan mobil melintir dan terbalik. Pecah ban yang paling sering sebagai penyebab kecelakaan fatal adalah ban depan karena berpengaruh langsung pada system pengendalian alias steer dan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar hal ini tidak terjadi.
Lihatlah di bagian samping pintu pengemudi sewaktu di buka. Biasanya ada stiker yang menyarankan tekanan ban depan dan belakang yang di anjurkan. Umumnya tekanan ban depan dan belakang adalah 30-34 psi, tergantung jenis ban dan mobil.
Perikasa secara berkala tekanan angin ban dalam keadaan dingin/ di pagi hari, alias sebelom di kemudikan jauh. Tekanan ban yang sangat terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan ban pecah karena putaran ban dan tapakan ban pada kecepatan tinggi dapat menyebabkan ban menjadi panas dan udara dalam ban memuai.
Berikut ini cara memeriksa dan mengatasi power window di kendaraan kesayangan Anda :
Mobil yang sudah dilengkapi power window sebaiknya rutin memeriksa kaca jendela pintu kanan. Tekan tombol power window. Kemungkinan besar, kaca jendelanya masih normal-normal saja. Sekali tekan, kaca turun atau naik dengan lancar. Tapi, coba lakukan hal yang sama pada kaca jendela bagian belakang sebelah kiri maupun kanan. Jangan-jangan, salah satu atau kedua kaca jendela pintu tersebut tidak dapat turun naik selancar kaca jendela kanan depan.
Terasa agak tersendat-sendat. Bahkan macet sama sekali. Begitulah keluhan mengenai power window yang disampaikan para pengendara pada umumnya. Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa mobil disaat ini telah dilengkapi dengan teknologi pelindung yang sangat berguna untuk anak-anak (Anti-Pinch Safety System). Kaca tersebut tidak akan menutup atau akan kembali turun jika terhalang obyek seperti tangan. Kasus macetnya power window sering terjadi dengan Honda City/ Jazz karena seretnya rel kaca (karet kaca).
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menyemprotkan silicone spray (cairan pelumas) di jalur kaca (bagian kiri dan kanan dari rel kaca).
Janganlah memakai penetrant karena cairan silicone spray lebih netral daripada penetrant yang justru bisa mengundang debu menempel kembali. Jika tetap tidak bisa, rel kaca bisa direnggangkan agar karet tidak terlalu erat menjepit kaca pintu.
Namun langkah ini memiliki konsekuensi longgarnya kaca pintu yang menyebabkan bunyi saat terkena getaran.
Untuk itu Anda dapat mengunakan Penray Silicone Spray dalam mengatasi Power window yang macet atau “seret”.
Oto mania, musim hujan telah tiba dan perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kita dalam mengendarai mobil terutama di jalan tol atau jalan bebas hambatan. Beberapa tips mengendarai mobil dikala hujan adalah sbb :
1. Cek kondisi kendaraan :
Kondisi Rem :
Rem memegang peranan penting dalam melakukan perjalanan disaat hujan sehingga perlu diperhatikan terutama kondisi kampas rem baik depan maupun belakang, kepakeman rem dan kondisi cairan minyak rem, saran Dr.OTO gantilah cairan rem setiap 20,000 km apabila musim hujan atau sering melewati daerah genangan air disarankan mengganti cairan rem lebih cepat mengingat cairan rem bersifat hydroscopis (menyerap kelembaban), gunakan cairan rem yang sudah terbukti kualitasnya seperti STP Minyak Rem DOT 3 yang telah mendapatkan sertifikat FMFSS dan SNI.Saat mengemudi di genangan air atau saat hujan hendaknya rem sering diinjak agar sisa air pada kampas rem keluar dengan demikian kinerja rem lebih optimal.
Periksa semua lampu terutama lampu rem dan sen, hal ini sangat penting untuk memberi sinyal kepada pengendara lain terhadap pergerakan kendaraan kita.
Kondisi karet wiper perlu diperhatikan. Ganti apabila telah mengering atau sudah tidak maksimal menyapu air pada kaca mobil, karena karet wiper yang kondisinya jelek dapat membahayakan pengemudi. Air pada kaca tidak dibersihkan secara maksimal sehingga mengganggu pandangan.
Kondisi karet pintu dan drain plug body perlu dicek agar air hujan atau genangan tidak masuk dalam kabin yang dapat menyebabkan lembab dan jamur.
Kondisi ban dan tekanan ban harus diperhatikan terutama kembang ban masih terlihat jelas karena ban yang gundul dapat menyebabkan ban menjadi slip atau tergelincir saat melalui jalan beraspal yang licin demikian juga tekanan ban perlu tetap dijaga.
Kondisi air wiper dalam tabung juga perlu diperhatikan. Gunakan produk campuran/ cairan air wiper atau sabun pencuci piring agar debu atau pasir yang melekat dikaca dapat disapu dengan baik tanpa menggores kaca.
Jangan lupa membawa kelengkapan keamanan seperti segi tiga pengaman, kunci-kunci dan lap plas chamois untuk mengelap embun yang sering timbul pada kaca saat mengemudi dikala hujan.
2. Mengendarai dengan tenang dan aman dengan memperhatikan kendaraan lain disekitar kita.
Perhatikan jarak kendaraan didepan jangan terlalu dekat karena rem kemungkinan tidak bekerja secara maksimal disebabkan system rem terkena air, terutama dijalan tol atau jalan bebas hambatan kita harus berada pada jarak aman, jangan mengendarai secara agresif karena dapat membahayakan diri kita dan orang lain. Selalu waspada terhadap pengendara lain yang berada disamping kita dan jangan berpindah jalur secara tiba-tiba. Perlu diperhatikan apabila kendaraan lain disamping kita menabrak genangan, cipratan air genangan dapat menyebabkan blankspot beberapa saat karena kaca depan tersiram air genangan, hal ini sangat berbahaya.
Jaga kecepatan karena kondisi jalan yang basah dapat menyebabkan ban mudah tergelincir dan rem bekerja tidak maksimal.
Perhatikan genangan air terutama dijalan tol, segera perlambat laju kendaraan apabila kita terpaksa harus melalui genangan karena kecepatan yang tinggi menyebabkan hydroplaning - setir akan bergeser (lari) secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan mobil tergelincir.
Saat hujan dijalan tol sebaiknya kita mengemudi di jalur dua untuk menghindari genangan air dan selalu menjaga jarak dan pandangan dengan kendaraan didepan kita.
Hindari pengereman mendadak karena dapat menyebabkan mobil tergelincir atau slip dan dapat menyebabkan pengendara dibelakang anda tidak dapat mengantisipasi pengereman yang anda lakukan sehingga menyebabkan tabrak belakang.
3. Isyarat Lampu.
Hindari menggunakan lampu hazard saat
mengemudi dalam kondisi hujan karena pengendara lain tidak dapat
mengetahui bila Anda mao berganti jalur, hal ini sangat berbahaya.
Saat Anda berganti arah, gunakan lampu sen beberapa detik untuk
memberi waktu pengemudi di belakang Anda mengetahui maksud Anda
karena pandangan disaat hujan kurang begitu jelas.
Gunakan lampu hazard apabila Anda melihat pengemudi dibelakang
Anda terlalu dekat atau tidak berada pada jarak aman. Demikian pula
apabila pengendara didepan Anda melakukan pengereman mendadak.
Matikan lampu hazard setelahnya.
Demikian tips Dr.OTO kali ini semoga bermanfaat dan nantikan tips Dr. OTO berikutnya.
Aselerasi mesin hilang dan tersendat saat pedal gas ditekan atau mesin terasa pincang (tidak stabil)
Prediksi :
Busi sudah aus atau kotor
Vacuum di karburator atau di bagian selang vacuum yang bocor
Injector / karburator kotor atau tersumbat
Masuknya air dalam sistem bahan bakar
Filter bensin kotor
Tindakan :
Tune up mobil dan cek busi (ganti apabila sudah aus)
Periksa selang vacuum apakah ada yang bocor
Periksa fuel filter ganti apabila sudah kotor
Campurkan STP Super Concentrate Fuel Injector Cleanersaat isi bensin dengan perbandingan 1 botol : 40 liter bensin, proses pembersihan akan bekerja secara otomatis dan efektif saat mobil dijalankan
Kuras tangki bensin mobil secara periodik setiap 20,000 km atau 1 tahun
Tarikan berat dan tenaga mesin hilang :
Prediksi :
Pemasangan timing belt yang kurang tepat.
Fuel filter kotor sehingga bensin tersumbat.
Filter udara kotor
Kompresi menurun karena keausan ring piston atau silinder piston
Kepala busi terlalu renggang
Vacum di karburator, throttle body, inlet manifold, serta selang yang bocor
Rem tangan atau rem depan/belakang mengunci.
Kopling slip
Tindakan :
Cek timing belt apakah sudah dipasang dengan benar
Cek fuel filter bersihkan apabila perlu ganti dengan yang baru
Buka penutup air filter (filter udara) dan bersihkan dengan semprotan angin kompresor (ganti apabila sudah terlihat kotor dan hitam)
Gas dan lihat knalpot apakah terlihat berasap, tutup ujung knalpot dengan sandal (knalpot berasap menandakan ring piston sudah aus sedangkan knalpot ditutup mesin akan mati namun apabila mesin tidak mati artinya ada celah diruang bakar akibat keausan ring piston). Hal ini menyebabkan tarikan menjadi berat, apabila hal ini terjadi gunakan STP Smoke Treatment yang dicampur dengan oli agar kebocoran dapat ditanggulangi
Jalankan mobil, lepas rem dan posisi porseneling netral, biarkan mobil mengelinding apabila laju mobil tertahan berarti ada system rem yang tidak kembali saat rem dilepas. Gunakan Penray Brake Cleaneruntuk membersihkan
Oto mania, kali ini Dr.Oto ingin berbagi informasi mengenai gejala kerusakan pada mobil yang harus kita cermati diantaranya adalah sbb :
Suara berdengung saat mobil melaju :
Prediksi :
Ban bergelombang atau tidak rata
Bearing roda aus
Tindakan :
Cek ban apakah permukaan ban tidak rata kalau iya berarti ada kemungkinan shock breaker sudah saatnya diganti dan apabila permukaan ban tidak rata atau makan sebelah maka ban perlu di spooring.
Dongkrak mobil agar roda menggantung goyang roda keatas dan kebawah apabila goyang artinya bearing roda perlu diganti dan kekiri dan kekanan goyang tierod atau bolljoint sudah lemah dan perlu diganti.
Steer lari kekanan atau kekiri saat dilepas pada jalan lurus :
Prediksi :
Tapak ban tidak rata, spooring tidak sempurna.
Tierod atau boll joint mulai aus
Tindakan :
Spooring kendaraan.
Steer bergetar pada kecepatan diatas 80 km – 90 km setelahnya getaran hilang :
Sikat gigi bekas untuk mengangkat noda pada jok dan plafon mobil.
STP Son Of Gun untuk melindungi dashboard dari sinar matahari.
Vacum cleaner.
TAHAP PEMBERSIHAN INTERIOR MOBIL MOBIL :
Setelah mobil dicuci bersih maka, mulailah kita melakukan pembersihan interior mobil agar kita betah berada dalam mobil, tahapannya adalah sebagai berikut :
Bersihkan seluruh bagian dalam mobil dengamn vacuum cleaner terutama kotoran yang bersembunyi dicelah-celah termasuk jok mobil.
Selanjutnya semprotkan STP Tuff Stuff Foam Cleaner pada bagian yang bernoda oleh debu, biasanya pada dashboard, plafon dan jok mobil, diamkan sesaat dan mulailah menyeka berulang-ulang dengan kain majun sampai noda hilang (jangan gunakan kain yang sudah kotor untuk membersihkan baian lain) gunakan sikat gigi untuk noda yang membandel, lakukan perbagian agar proses pembersihan maksimal.
Setelah proses pembersihan noda dan debu selesai maka proses terakhir adalah finishing dengan menyemprotkan STP Son Of Gun Protectant pada dashboard, doortrim plafon yang terbuat dari vinyl dan jok kulit imitasi agar terhindar dari keretakan akibat sinar UV dari matahari dan menghindarjkan debu dan kotoran menempel.
Selanjutnya gunakan parfum mobil sesuai selera agar kabin mobil segar kembali.
Tips Mencuci Mobil Sendiri Agar Mobil Bersih dan Berkilau
Ketika musim hujan tiba, rutinitas mencuci mobil tentunya akan lebih banyak dan lebih sering dilakukan, mencuci mobil memang terlihat mudah tapi sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar cat mobil tetap bersinar setelah dicuci.
Dr. OTO akan memberikan beberapa tips mencuci mobil :
TAHAP PERSIAPAN :
Sebelum melakukan cuci mobil ada baiknya kita mempersiapkan perlengkapanya :
Ember untuk mencairkan shampoo.
Selang yang terhubung pada keran air.
Sikat ijuk untuk menyikat ban.
Kuas ijuk yang lembut untuk membersihkan lipatan dan sela-sela sempit pada mobil.
Plas Chamois.
Sponge yang berpori besar khusus untuk mencuci mobil.
Kain microfiber.
Interior Cleaner (Recommended by Dr.OTO gunakan STP Tuff Stuff).
TAHAP PENCUCIAN (PEMBERSIHAN EXTERIOR MOBIL) :
Parkir mobil di tempat teduh dan terhindar dari matahari, agar sisa air atau shampoo tidak cepat mengering yang dapat menimbulkan bercak pada lapisan cat. Apabila cat dalam keadaan panas sebaiknya didinginkan terlebih dahulu sebelum dicuci agar cat tidak mudah pudar, beberapa tahapan pencucian :
Keluarkan karpet kaki dari dalam mobil secara hati-hati agar kotoran di karpet tidak tumpah dan menyebar kebagian lain, sebelum karpet dicuci sebaiknya debu dan kotoran dibuang terlebih dahulu.
Siram seluruh body mobil dengan air yang mengalir dari selang, ujung selang agak ditekan agar semprotan lebih kencang sehingga dapat melunturkan debu dan pasir yang menempel pada body mobil dan mulailah dari bagian atas terlebih dahulu, kemudian kap mesin, body mobil terakhir bagian bawah mobil termasuk ban.
Cairkan Turtle Wax ICE Car Wash (1 tutup botol bisa untuk 4 liter air) dalam ember dengan air dan basahi sponge dengan cairan shampoo, mulailah menyabuni mobil dari bagian atas terlebih dahulu kemudian kaca, kap dan body mobil terakhir ban.
Gunakan kuas untuk membersihkan grill dan celah-celah bamper baik depan maupun belakang hingga bersih. Setelah itu bersihkan kuas dan jemur agar kering agar dapat dipergunakan untuk membersihkan interior.
Membersihkan ban gunakan sikat dan gunakan sponge untuk velk, khusus velk sebaiknya menggunakan pembersih khusus velk Dr. OTO menyarankan menggunakan Turtle Wax ICE ALL Wheel and Tire Cleaner cukup disemprotkan tunggu sebentar dan bilas dengan air mengalir lalu keringkan.
Setelah semua body mobil tersabuni, kemudian bilas dengan air mulai dari atas terlebih dahulu, lalu keringkan dengan plash chamois termasuk celah-celah pintu bagian dalam terutama bagian bawah pintu mobil.
Setelah dikeringkan sebelum disemprot Turtle Wax Ice detailer, ada baiknya diperhatikan kembali cat mobil apakah ada bercak aspal, kotoran burung yg masih menempel atau sisa serangga yang menempel karena noda ini tergolong sulit dihilangkan dan tidak akan larut hanya dengan shampoo, untuk itu gunakan Turtle Wax Tar & Bug Remover, cukup di oleskan dan lap dengan lap bersih.
Setelah semua tahapan diatas selesai mulailah menyemprotkan Turtle wax ICE Synthetic Detailer / Turtle Wax ICE Synthetic Polish bagian perbagian panel mobil dan ratakan dengan sponge atau kain microfiber biarkan sesaat dan keringkan dengan kain microfiber hingga cemerlang.
Terakhir keringkan ban dan semprotkan pengkilap ban agar mobil tampil cemerlang Dr. OTO merekomendasikan untuk menggunakan produk Turtle Wax ICE Tire Shine selain membuat ban mengkilap tahan lama juga dapat membuat ban terhindar dari keretakan dan getas.
Demikian Tips Dr. OTO semoga bermanfaat, nantikan tips berikutnya.
Pemeriksaan Level Cairan Pendingin, Sistem Tanpa Sekat
Pengecekan level cairan pendingin pada sistem pendingin modern hanya memerlukan pemeriksaan pada tabung reservoir dan juga memeriksa apakah radiator terisi penuh hingga mencapai bagian atas leher tutup berkatup tekanannya.
Level cairan pendingin yang selalu rendah pada radiator mengindikasikan adanya kebocoran udara pada sistem. Kebocoran udara akan mencegah cairan pendingin tersedot kembali ke radiator dari botol overflow/pelimpah.
Pada kendaraan model lama yang tidak memiliki botol reservoir diperlukan pemeriksaan visual dengan cara membuka tutup radiator berkatup tekanan dan memeriksa level cairan pendingin pada leher radiator.
Ingatlah, anda harus berhati-hati jika membuka tutup radiator berkatup tekanan pada sebuah sistem pendingin yang panas. Ikutilah prosedur yang disebutkan dalam buku manual kendaraan. Pada sistem pendingin tanpa reservoir level cairan pendingin yang benar berada di bawah leher radiator saat cairan pendingin dalam keadaan dingin. Hal tersebut disebabkan oleh hilangnya cairan pendingin karena pelimpahan akibat pemuaian yang tidak dikompensasi. Seharusnya level caian berada di atas tabung lubang radiator. Lihat manual servis mengenai level cairan pendingin yang benar.
Pemeriksaan Penyumbatan Radiator
Selain dilakukan pengecekan visual terhadap adanya kebocoran cairan pendingin dan kerusakan pada tabung lubang radiator dan sirip pendingin, diperlukan juga pemeriksaan visual terhadap adanya penyumbatan eksternal maupun internal.
Penyumbatan eksternal terjadi dari berkumpulnya serangga, tumbuhan dan partikel-partikel kotoran di sekitar tabung lubang radiator dan sirip. Penyumbatan ini menghambat aliran udara melalui radiator sehingga mengurangi keefektifan serta menyebabkan panas berlebih pada mesin.
Melalui pemeriksaan visual pada lubang radiator menggunakan senter atau obor untuk memeriksa penetrasi cahaya akan diketahui tingkat penyumbatan.
Penyumbatan internal terjadi akibat endapan karat, kontaminasi cairan pendingin dan partikel-partikel korosi di dalam tabung lubang radiator. Penyumbatan ini menimbulkan efek mengurangi aliran cairan pendingin melalui radiator, sehingga terjadi pendinginan yang tidak mencukupi pada mesin dan mengakibatkan panas berlebih pada mesin.
Dengan melakukan pemeriksaan kecil secara visual pada lubang tabung, yang dapat dilihat melalui leher radiator, dapat diketahui adanya kemungkinan penyumbatan radiator. Pemeriksaan yang akurat terhadap perkiraan atas terjadinya penyumbatan tabung hanya dapat dilakukan dengan membongkar masing-masing tangki radiator.
Membeli mobil bekas bukanlah hal yang mudah, kita harus teliti sebelum memutuskan pilihan kita pada mobil yang ingin dibeli. Berikut beberapa Tips. Dr. OTO :
Perhatikan mesin
- Apakah ada kebocoran oli? Hal ini dapat dilihat dari rembesan dibawah dan disamping mesin
- Setelah semua oke pastikan oli sesuai peruntukannya jangan sampai tertipu karena ada beberapa pedagang mencampurkan oli yang lebih kental agar suara mesin menjadi halus.
Perhatikan body mobil
- Apakah pernah ditabrak atau pernah dicat ulang? Caranya dengan mengetuk bagian mobil dengan jari, apabila suara ketukan garing artinya Body masih belum pernah didempul atau dicat ulang dan apabila suara agak mendem artinya body mobil pernah dicat ulang.
Perhatikan power steering
- Apakah ada kebocoran atau rembesan?
Nyalakan kontak
- Pastikan lampu indikator pada speedometer menyala dan saat mesin nyala semua lampu indicator mati, terutama perhatikan lampu indicator oli dan accu (battery).
Perhatikan knalpot (gas buang)
- Asap tidak boleh berwarna hitam atau berasap tebal apabila hal ini terjadi berarti ring sudah aus sehingga oli merembes masuk ruang bakar.
Sebelum menutup kap mesin, lihat kapan terakhir timing belt diganti biasanya tertera pada rangka depan cover.
Perhatikan ban mobil
- Apakah sudah menipis atau botak? Hal ini dapat mempengaruhi harga beli mengingat sang pembeli harus mengeluarkan uang extra untuk ganti ban
Cek semua kelengkapan baik central lock, power windows, kaca spion dll. Dan pastikan bekerja dengan baik.
Tubuh manusia harus memiliki sistem perlindungan, apabila tidak ada dan stamina menurun salah satu akibatnya adalah suhu tubuh “tinggi” alias Demam, atau juga bisa turun dibawah suhu normal tubuh alias meriang/kedinginan, jika ini terjadi maka kegiatan rutin dan ataupun pekerjaan akan terganggu.
Demikian juga halnya dengan MESIN, yang mana berfungsi mengubah energi panas yang terkandung dalam bahan bakar menjadi tenaga gerak.
BBM + Oxygen = CO2 + H2O + ENERGI PANAS
Dari panas yang dihasilkan , 25 -35 % digunakan sebagai tenaga penggerak, 35-40% hilang/dibuang melalui gas buang/knalpot dan sisanya adalah diserap oleh bagian bagian mesin ataupun sistem pendingin mesin. Panas yang diserap harus segera dibuang untuk menghindari panas berlebih (OVERHEATING) atau yang lebih riskan adalah mengakibatkan mesin menjadi retak.
Untuk menstabilkan suhu mesin agar tetap berada pada kondisi suhu ideal, maka diperlukan sistem pendingin yang umumnya terdiri dari:
WATER /ENGINE JACKET (MANTEL PENDINGIN)
RADIATOR
WATER PUMP
THERMOSTAT
COOLING FAN
RESERVOIR TANK
SELANG RADIATOR
Banyak orang menganggap sistem ini tidak terlalu penting untuk diperhatikan, hal ini sangat disayangkan kalau kita juga salah satu diantara mereka. Mogok dijalan gara gara overheating karena menganggap remeh sistem pendinginan akan menyusahkan diri pengguna kendaraan.
Agar hal ini dapat kita hindari, mari kita coba untuk memahami terlebih dahulu bagian – bagian dari sistem pendingin.
Sistem pendingin dari sebuah kendaraan bermotor mempunyai dua fungsi. Yang pertama adalah mentransfer/menghantar panas dari ruang pembakaran mesin selama siklus pembakaran kepada udara luar, dan yang kedua adalah mencegah panas mengarah ke bagian ruangan penumpang.
Setelah kita mengetahui dampak negative menerobos genangan air dan banjir, maka kali ini Dr. OTO akan membantu menyiasatinya.
Oto mania sedapat mungkin menghindari genangan air tapi apabila memang tidak terhindarkan lagi maka beberapa tips dibawah ini mungkin dapat membantu.
Saat melalui genangan usahakan berjalan di sebelah kanan jalan karena umumnya jalan disebelah kanan lebih tinggi dan perhatikanlah permukaan jalan agar dapat menghindari dan mengantisipasi apabila ada lubang atau permukaan yang tidak rata .
Jaga jarak yang cukup jauh dari mobil didepan agar akselerasi stabil saat melewati genangan, terutama melewati genangan yang cukup tinggi hingga knalpot terendam.
Selalu gunakan gigi rendah dan jalan perlahan, hindari penggunaan kopling ½ karena dapat mengakibatkan kampas kopling slip dan hangus.
Setelah meliwati genangan jangan langsung tancap gas, berjalanlah seperti biasa selama beberapa saat agar air mengucur keluar dari part yang terendam .
Setelah meliwati genangan air, lakukan pengereman bertahap agar system rem kering (hindari kecepatan tinggi setelah meliwati genangan air karena berbahaya) system rem yang basah menjadikan pengereman tidak pakem dan kurang stabil.
Matikan semua system electronic seperti TV, Radio, GPS dll. Saat melewati daerah genangan air atau banjir, selain dapat mengganggu konsentrasi dikuatirkan dapat terjadi korsleting kelistrikan mobil.
Apabila mesin mati ditengah banjir dan batas air cukup tinggi sebaiknya untuk tidak mencoba menghidupkan kembali selain dapat merusak komponen kelistrikan, hal tersebut juga akan sia-sia karena mesin tidak dapat dihidupkan apabila knalpot sudah terendam. Sebaiknya dorong mobil kedaerah yang kering dan diamkan beberapa saat agar kondisi kelistrikan agak kering.
Setelah Anda meliwati genangan air ada baiknya lakukan pencucian mobil dibengkel yang memiliki system pencucian menggunakan hydrolik dan steam, minta kepada petugas cuci untuk menyemprot daerah roda terutama brake pad agar bersih dari lumpur dan kotoran.